Loading...

ARTIKEL DAN EDUKASI KESEHATAN

Dapatkan informasi terpercaya dan tips kesehatan dari para ahli kami

Detail Artikel & Edukasi Kesehatan

Kenali Golongan Narkotika: Jenis, Dampak, dan Bahaya Penyalahgunaannya

Artikel

Kenali Golongan Narkotika: Jenis, Dampak, dan Bahaya Penyalahgunaannya

30 Juni 2025 | Oleh: Humas RSUD Sawah Besar

Kenali Golongan Narkotika: Jenis, Dampak, dan Bahaya Penyalahgunaannya

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman, baik sintetis maupun semi-sintetis, yang dapat menurunkan atau mengubah kesadaran, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, dan menimbulkan ketergantungan. Di Indonesia, penggunaan narkotika diatur secara ketat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hal ini dilakukan karena meskipun narkotika memiliki manfaat di bidang kesehatan dan pengobatan, penyalahgunaannya bisa menimbulkan kerugian besar, baik bagi individu maupun masyarakat luas.

Golongan Narkotika di Indonesia

Berdasarkan undang-undang, narkotika dibagi menjadi tiga golongan utama:

  1. Narkotika Golongan I

    • Memiliki potensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan.

    • Tidak digunakan untuk terapi medis, hanya untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

    • Contoh: ganja, heroin, kokain, LSD, dan sabu (metamfetamin).

    • Penyalahgunaan narkotika golongan ini dapat menimbulkan dampak kesehatan yang berat dan berisiko tinggi menyebabkan kematian.

  2. Narkotika Golongan II

    • Memiliki potensi tinggi menyebabkan ketergantungan, tetapi masih digunakan sebagai pilihan terakhir dalam terapi medis.

    • Digunakan secara terbatas dan dengan pengawasan ketat tenaga medis.

    • Contoh: morfin, petidin, dan fentanil.

    • Meski memiliki manfaat dalam dunia medis, penyalahgunaan narkotika golongan ini tetap berbahaya dan bisa berakibat fatal.

  3. Narkotika Golongan III

    • Memiliki potensi ringan menyebabkan ketergantungan.

    • Banyak dimanfaatkan dalam pengobatan dan terapi, namun tetap harus dengan resep dokter.

    • Contoh: kodein dan buprenorfin.

    • Walaupun relatif lebih aman dibanding golongan I dan II, penyalahgunaan tetap bisa merusak kesehatan fisik maupun mental.

Dampak Penyalahgunaan Narkotika

Penyalahgunaan narkotika dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain:

  • Kesehatan fisik: kerusakan organ hati, ginjal, jantung, hingga gangguan sistem saraf.

  • Kesehatan mental: kecemasan, depresi, gangguan kepribadian, bahkan psikosis.

  • Sosial dan ekonomi: menurunnya produktivitas, rusaknya hubungan keluarga, hingga terjerumus dalam tindak kriminal.

  • Hukum: ancaman pidana penjara dan denda berat bagi pengguna maupun pengedar.

Pencegahan dan Peran Masyarakat

Untuk mencegah penyalahgunaan narkotika, peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting. Edukasi sejak dini mengenai bahaya narkoba harus terus digalakkan. Orang tua dapat memberikan perhatian lebih pada pergaulan anak, sementara sekolah bisa menghadirkan program penyuluhan rutin. Masyarakat juga diharapkan aktif melaporkan jika ada indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) dan berbagai instansi terkait terus menjalankan program pencegahan, rehabilitasi, serta penindakan hukum. Namun, upaya ini akan berhasil jika didukung oleh kesadaran kolektif seluruh masyarakat.

Kesimpulan

Narkotika memiliki dua sisi: bermanfaat dalam bidang kesehatan bila digunakan sesuai aturan, tetapi sangat berbahaya jika disalahgunakan. Dengan mengenali golongan narkotika serta memahami dampak buruk penyalahgunaannya, diharapkan kita semua bisa lebih waspada dan menjaga diri serta keluarga. Mari bersama-sama mendukung gerakan “Hidup Sehat Tanpa Narkoba”, demi masa depan yang lebih baik dan generasi bangsa yang bebas dari jeratan narkotika.

Sumber: 

https://www.instagram.com/p/DLhoo1NveHN/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==